lagi iseng pengen ngarang-ngarang cerita.. bingung mau nulis apaan -_- lebih baik nggak usah dibaca!! daripada nyesel -_-
ehem.. begini. ceritanya dimulai dari...
Di suatu rumah, suara musik berkumandang kencang dari arah dalam sebuah kamar. Disana terlihat seorang anak sedang jingkrak-jingkrakan seperti orang gila yang kebelet di depan cermin. Anak itu bernama Joko. Konon katanya, ia diberi nama Joko karna bapaknya nge-fans banget sama ki Joko Bodo. Alhasil, si Joko ini emang beneran Bodoh. tapi walaupun begitu, si Joko ini tampangnya lumayan lohh. Lumayan pas-pasan.
"Joko! Matikanlah musik itu! atau setidaknya kecilkan volume!" teriak Ibu Joko dari luar kamar Joko sambil mengetuk-ngetuk pintu. Tetapi Joko tidak mendengar perintah ibunya itu karna volume musik yang begitu keras. Ibu Joko hanya bisa pasrah menghadapi tingkah laku anaknya yang tidak karuan itu.
Joko masih jingkrak-jingkrakan mendengar lagu Keong Racun yang ia peragakan seperti lagu rock-metal-punk itu.Ia tak sadar bahwa di luar rumahnya sudah ada aksi demo protes dari para warga tetangga sekitar rumah itu. Bahkan membawa spanduk seperti orang demo karna harga beras dan cabe naik. Sedangkan itu, Ibu dan kakaknya Joko kualahan karna sibuk menghadapi para tetangga yang protes itu.
"Kalo mau pasang lagu kenceng-kenceng juga kira-kira dong! Masa dangdutan kayak begitu! Berisik tau!! Mendingan puter lagu Sm*sh" teriak salah satu ibu-ibu yang protes.
"Mendingan nggak usah puter musik sekalian!" sahut warga yang lain. Suara gemuruh protes makin kencang.
"Sudah cukup kesabaran saya tiap hari mendengar suara berisik dari rumah ini! Suruh anak ibu itu diam. Atau kalau tidak anak ibu harus di singkirkan dari tempat ini! Setuju?!" kata salah satu ibu-ibu yang protes. Semuanya bersorak "Setuju!!!"
Akhirnya, Joko pun melihat kebawah dari jendela kamarnya. "Lah, ada apaan tuh ribut-ribut?" tanya Joko heran. Joko akhirnya mematikan juga tipe-radio nya itu setelah lagu telah berganti menjadi lagu Taylor Swift - You Belong With Me. Tanpa perasaan bersalah sedikitpun, Joko malah tidur-tiduran di atas kasur. Padahal di luar semuanya protes karena Joko.
"Huh, akhirnya. Nah, sekarang musiknya udah mati kan? Jadi lebih baik Ibu-ibu, Bapak-bapak, semua yang ada disini pulang saja ya!" ucap Tara, kakak perempuannya Joko.
"Tapi suruh anak itu nggak pernah nyetel musik lagi! SELAMANYA!!". Mereka pun akhirnya pulang ke rumah masing-masing.
Joko ternyata sudah tertidur pulas di kamarnya. Bahkan, suara ngoroknya tak kalah jauh dari suara musik yang ia putar itu. Kakak dan ibunya hanya saling bertatapan sambil mengangkat bahu.
To be Continued..
ya, sekian cerita gaje dari saya. Assalamualaikum Wr.Wb.
Sudah di bilang sebelumnya, mendingan nggak usah di baca daripada nyesel. Tapi kalo udah terlanjur.. ya sudahlah ._. *pasrah*
Tidak ada komentar:
Posting Komentar